Selamat Warga Jember! Dapat 2.850 Sertifikat Tanah dari Presiden Jokowi

Selamat Warga Jember! Dapat 2.850 Sertifikat Tanah dari Presiden Jokowi

Selamat Warga Jember! Dapat 2.850 Sertifikat Tanah dari Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan sertifikat hak atas tanah program strategis nasional di Gedung New Sari Utama Convention Hall, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Ini merupakan kegiatan Kepala Negara ‎mengawali kunjungan kerja di hari kedua berada di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menyerahkan 2.850 sertifikat kepada warga Jawa Timur yang berasal dari Kabupaten Jember, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Situbondo dan Kota Probolinggo.

BACA JUGA : Trump Peringatkan Korut, AS Telah “Terisi Muatan” untuk Hadapi Rudal

Untuk diketahui, di Jawa Timur terdapat 2,7 juta bidang tanah, namun yang bersertifikat baru 1,065 juta bidang. “Di Provinsi Jawa Timur baru diberikan 662 ribu bidang. Tahun depan lebih banyak lagi,” ucap Presiden Jokowi, dalam keterangan tertulis yang disebarkan Biro Istana Kepresidenan, Minggu (13/8/2017).

Untuk seluruh Indonesia, tahun 2017 pemerintah menargetkan untuk menerbitkan 5 juta sertifikat. “Tahun depan 7 juta (sertifikat), tahun depannya lagi 9 juta (sertifikat),” kata Presiden.

Sertifikat hak milik atas tanah adalah tanda bukti hak hukum atas tanah yang telah dimiliki. “Kalau sudah pegang sertifikat harus mengerti luasnya, harus hafal letaknya dimana, harus ngerti,” kata Presiden.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu memahami bila ada pemilik sertifikat yang ingin mengagunkan sertifikatnya ke bank. Namun harus dimanfaatkan untuk menambah modal usaha atau hal yang produktif bukan untuk membeli mobil atau motor. “Tolong dikalkulasi betul. Bisa enggak bayar cicilan bulanan. Kalau tidak bisa jangan, nanti hilang sertifikatnya,” ucapnya.

Presiden Jokowi juga mengingatkan agar para pemilik sertifikat untuk menyimpannya di tempat yang aman. “Agar kalau genteng bocor tidak rusak,” tukasnya.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.