Rambah Bisnis Hardware, Facebook Luncurkan Layar Pintar

Rambah Bisnis Hardware, Facebook Luncurkan Layar Pintar

Facebook tampaknya ingin menyaingi Amazon dan Google di bisnis perangkat pintar untuk rumah tangga. Kali ini, mereka merambah bisnis hardware dengan meluncurkan dua varian layar pintar yang disebut Portal dan Portal Plus.

Kedua perangkat ini sama-sama bisa digunakan untuk melakukan video chat dengan pengguna Facebook Messenger lainnya yang berada di kontak. Bedanya Portal memiliki layar berukuran 10.1 inci sedangkan Portal Plus berukuran 15.6 inci dan dapat berubah orientasinya menjadi landscape atau portrait.

Facebook juga mengembangkan kecerdasan buatan (AI) khusus untuk perangkat ini yang disebut Smart Camera. Fitur ini dapat mendeteksi pergerakan orang saat video chat sehingga kameranya dapat menyesuaikan sendiri agar semua orang dapat tampil di frame.

Kedua perangkat ini juga dilengkapi dengan asisten pintar buatan Amazon, Alexa. Facebook juga berencana akan menambahkan Google Assistant. Portal bisa dibangunkan hanya dengan menyebut ‘Hey, Portal’.Selain itu, kedua perangkat ini juga bisa digunakan untuk menonton video lewat beberapa kanal mitra Facebook. Serta dilengkapi fitur Story Time yang bisa digunakan orang tua untuk menceritakan dongeng sebelum tidur lewat video chat.

Banyak yang menilai timing Facebook tidak sesuai untuk meluncurkan kedua produk ini. Awalnya, Facebook berencana mengumumkan Portal di hajatan F8 Conference tahun ini, tapi terhalang skandal Cambridge Analytica.

Facebook juga baru bulan lalu menghadapi isu dibobolnya 50 juta akun pengguna oleh hacker yang memanfaatkan celah di fitur ‘View As’.

Untuk meyakinkan calon pengguna bahwa Portal tidak akan membahayakan privasi pengguna, Facebook mengatakan bahwa Portal tidak akan merekam video chat dan panggilan tersebut akan terenkripsi.

Selain itu pengguna yang khawatir akan privasinya dapat menutup lensa kamera, mematikan panggilan, dan menekan tombol untuk mematikan kamera dan mikrofon.

Fitur Smart Camera-nya juga tidak akan mengidentifikasi wajah pengguna yang muncul di layar. Facebook juga meyakinkan pengguna bahwa data mereka tidak akan digunakan untuk menargetkan iklan, tapi akan merekam data seperti durasi panggilan.

“Skeptis terhadap produk, produk apa pun di rumah, itu adil,” kata Marketing Lead Portal, Dave Kaufman seperti dikutip detikINET dari CNET, Selasa (9/10/2018).

Portal sendiri dibanderol USD 199 (Rp 3 jutaan), sedangkan Portal Plus dibanderol dengan harga USD 349 (Rp 5,3 juta). Pre order untuk keduanya akan dimulai pada Senin besok dan akan dikapalkan pada bulan November.