Polisi tangkap dua pengoplos miras di Jaktim

Polisi tangkap dua pengoplos miras di Jaktim

Polisi tangkap dua pengoplos miras di Jaktim

Jelang bulan suci Ramadan, Polres Metro Jakarta Timur menggelar razia minuman keras (Miras) oplosan di wilayah hukumnya. Razia tersebut dilakukan karena sudah banyak korban akibat menenggak miras oplosan.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Tony Surya Putra mengatakan, hasil dari razia itu polisi menangkap dua orang tersangka.

BACA JUGA : Pemprov DKI perpanjang uji coba OK Trip hingga Juli

“Tadi malam kita juga lakukan razia miras, juga ada beberapa tempat yang mengoplos miras oplosan dan sehingga dua orang kita langsung tetapkan sebagai tersangka,” kata Tony saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Senin (16/4).

Razia digelar di beberapa wilayah Jakarta Timur seperti di Jatinegara, Duren Sawit dan beberapa tempat lainnya. Tetapi, dirinya tak menyebut siapa dua orang tersangka tersebut.

“Di beberapa tempat di Jakarta Timur. Duren Sawit, Jatinegara, Kramat Jati. Ini razia hanya dari Polri saja,” ujarnya.

Terkait perintah Wakapolri Komjen Pol Syafruddin, Tony menegaskan tak hanya sampai Ramadan saja. Melainkan berantas sampai habis.

“Kalau perintah bapak Wakapolri, bukan saja hanya sampai bulan Ramadhan ini. Enggak ada lagi miras oplosan atau yang tak ada izin dari Depkes, tak ada lagi. Karena kalau miras memang perlu gencar kita akan lakukan razia. Target tidak ada lagi peredaran miras oplosan atau yang lain di Jakarta Timur, baik itu nanti menjelang Ramadhan sampai seterusnya,” jelasnya.

“Karena saya sudah arahkan Kapolsek-Kapolsek, setiap hari razia miras dan laporannya. Setiap hari laporannya saya Anev dan itu agar untuk Kapolsek. Jadi Kapolsek yang ada dan enggak ada razia miras dia akan malu. Jadi setiap hari kita Anev dan kita share ke group-group Polres Jakarta Timur, semua bisa baca mana yang enggak razia miras. Itu juga salah satu agar mereka (Polsek) melakukan razia miras,” tandasnya.