Pesawat NASA Terbang Kian Dekat ke Matahari

 

Pesawat NASA Terbang Kian Dekat ke Matahari

Pesawat NASA Terbang Kian Dekat ke Matahari

Pesawat luar angkasa milik badan antariksa Amerika Serikat (NASA), Parker Solar Probe, kembali bikin pencapaian tersendiri setelah melakukan terbang dekat pertamanya dengan Matahari.

Dilansir dari Space, Rabu (7/11/2018), terbang dekat yang terjadi pada hari Senin (5/11) malam waktu Amerika Serikat tersebut menyisakan jarak hanya sebesar 24 juta kilometer antara Parker dan Matahari.

Terbang dekat ini menandakan Parker telah mencapai satu perihelion (posisi terdekat dengan Matahari), dari 24 perihelion yang dijadwalkan hingga tahun 2025.
Parker Solar Probe yang diluncurkan NASA pada bulan Agustus 2018 bertujuan untuk meneliti pusat Tata Surya tersebut. Parker diproyeksikan untuk menembus korona, lapisan terluar dari atmosfer Matahari yang suhunya mencapai 1 juta Celsius.

Namun, saat ini Parker Solar Probe tidak dapat mengontak ilmuwan dan teknisi proyek ini di Bumi. Hal ini dikarenakan kebiasaan Matahari yang sering mengganggu komunikasi antara pesawat luar angkasa dengan Bumi.

Parker sendiri telah dibangun sedemikian rupa sehingga ia bisa mengumpulkan data tanpa input dari teknisi di Bumi. Selain mengumpulkan data, Parker juga harus terus melindungi dirinya dan instrumennya dari panas Matahari dengan terus mengatur perisai pelindung thermal miliknya. Data yang dikirimkan oleh Parker sendiri diperkirakan akan mencapai Bumi pada bulan Desember. Saat itu, Parker telah menjauh dari Matahari dan telah memulai proses orbit selanjutnya.

Hanya beberapa bulan sejak mengudara, Parker sendiri telah memecahkan dua rekor. Pada akhir bulan Oktober, Parker memecahkan rekor berusia 42 tahun sebagai benda buatan manusia yang paling dekat dengan Matahari dan juga pendekatan tercepat menuju Matahari.