Pallotta: Tanpa VAR, Liga Champions Adalah Lelucon

Pallotta: Tanpa VAR, Liga Champions Adalah Lelucon

Pallotta: Tanpa VAR, Liga Champions Adalah Lelucon

Presiden AS Roma, James Pallotta, menyoroti sikap penyelenggara Liga Champions yang masih belum setuju dengan pengadaan VAR. Tanpa teknologi tersebut, ia menganggap kompetisi bergengsi Eropa itu sebagai lelucon.

Seperti yang diketahui, Roma seharusnya mendapatkan tiga penalti kala bertemu Liverpool di laga leg kedua hari Kamis (3/5) dini hari tadi. Namun, skuat asuhan Eusebio Di Francesco tersebut hanya mendapatkan satu penalti di menit-menit akhir pertandingan.

BACA JUGA : Barca Juara, Madrid Harus Beri Guard of Honour

Tak hanya itu, keputusan kontroversial wasit asal Inggris, Michael Oliver, di laga perempat final Liga Champions antara Juventus dan Real Madrid sampai sekarang masih jadi perdebatan. Sang wasit menghadiahkan penalti kepada klub asal Spanyol tersebut saat Bianconeri telah unggul 3-0.

Kontroversi juga mewarnai laga leg kedua antara Real Madrid melawan Bayern Munchen pada hari Rabu (2/5) kemarin. Bola yang ditendang oleh Joshua Kimmich mengenai tangan bek Los Merengues, Marcelo, di dalam kotak penalti dan luput dari penglihatan sang wasit, Cuneyt Cakir.

Insiden-insiden tersebut membuat Pallotta yakin teknologi VAR sangat dibutuhkan di ajang tersebut. Baginya, Liga Champions tanpa VAR adalah sebuah lelucon.

“Sangat jelas bahwa VAR dibutuhkan di Liga Champions, karena anda tak bisa membiarkan sesuatu seperti ini lewat begitu saja,” ujar Pallotta kepada wartawan, seperti yang dilansir dari¬†Football Italia.

“Selamat kepada Liverpool, mereka adalah tim yang hebat. Tapi bila kami tidak mendapatkan VAR di Liga Champions, hal seperti ini adalah lelucon,” tandasnya.

Dalam leg kedua itu sendiri, Roma sukses menang atas The Reds dengan skor 4-2. Namun, Giallorossi dinyatakan tersingkir karena di pertemuan sebelumnya mereka kalah dengan skor telak 2-5.