Mencuri Dompet di Balai Kota, Seorang Pria Diamankan Polisi

Mencuri Dompet di Balai Kota, Seorang Pria Diamankan Polisi

Petugas pengamanan dalam (pamdal) Balai Kota DKI Jakarta mengamankan pria berinisial D yang mencuri tas berisi dompet milik salah satu petugas cleaning service (CS) di Balai Kota DKI Jakarta pada Kamis (23/8/2018).

Kasubag Pamdal Balai Kota DKI Jakarta Samsudin mengatakan, D diamankan pada Jumat (24/8/2018) siang setelah CS tersebut melaporkan pencurian yang menimpanya.

“Itu ada orang nyolong  ngambil dari anak cleaning service. Kejadiannya kemarin, diamankan Jumat sekitar jam 10.30,” ujar Samsudin saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat

Samsudin mengatakan, pencurian dilakukan di Blok G lantai 8 Balai Kota sekitar pukul 17.00. Saat itu para cleaning service telah bersiap-siap untuk pulang kerja.

Mereka bersih-bersih di kamar mandi dengan meninggalkan tas berisi barang berharga di sebuah ruangan yang dikhususkan untuk para CS.

D naik ke lantai 8 menggunakan tangga dan masuk ke dalam ruangan tersebut. Melihat tak ada orang, D mengambil tas salah satu CS berinsial MY dan segera pergi meninggalkan ruangan.

Saat kembali ke ruangan, MY tak lagi melihat tas miliknya berada di ruangan. MY kemudian melaporkan kehilangan tersebut ke pamdal.

MY kemudian berinisiatif untuk menelepon pihak Bank DKI untuk memblokir kartu ATM yang berada di dalam dompet yang ikut dicuri.

Saat dihubungi, pihak bank mengatakan sudah ada beberapa kali transaksi yang dilakukan di mesin ATM yang berada di kawasan DPRD DKI.

MY meminta agar pihak bank membuka kamera CCTV yang terpasang di ATM tersebut. Namun, pihak bank meminta ada surat izin dari Polres Jakarta Pusat untuk membuka kamera tersebut.

Jumat pagi, MY membawa surat dari petugas kepolisian. Pihak bank membuka rekaman kamera yang memperlihatkan D melakukan transaksi menggunakan kartu ATM milik MY.

Adapun nomor pin kartu ATM tertulis di kartu ATM tersebut yang membuat D bisa mengambil uang Rp 1,7 juta dari kartu ATM MY.

Pamdal Balai Kota cukup familiar dengan wajah D yang ternyata sering berada di Gedung DPRD DKI. Pamdal meminta bantuan pihak kepolisian yang akhirnya mengamankan D saat berada di pos pamdal DPRD DKI. Saat diinterogasi, D mengelak dituduh mencuri.

Setelah didesak dan diperlihatkan rekaman kamera CCTV, D akhirnya mengaku. Saat ini D telah diamankan di Polsek Gambir. Sedangkan uang milik MY sebesar Rp 1,7 telah dikembalikan D.

“Sekarang sudah ditangani pihak kepolisian. Untuk motif kenapa dia mencuri kami serahkan ke polisi,” ujar Samsudin.