Marquez Senang dengan Performa Mesin Baru Motornya

Marquez Senang dengan Performa Mesin Baru Motornya

Marquez Senang dengan Performa Mesin Baru Motornya

Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez mengaku senang dengan performa mesin baru motornya di lintasan. Ia menyebut motornya kali ini merupakan tunggangan terbaik dengan berbagai pengaturan yang sesuai kebutuhan.

Meski demikian, Marquez tetap mengkritisi beberapa kekuarangan yang masih terdapat di motornya. Ia pun menilai motor Honda memiliki kecepatan maksimal lebih baik dari musim sebelumnya. Pembalap berpaspor Spanyol itu ingin mempertahankan gelar juara dunia di musim ini.

BACA JUGA : Resmi, MotoGP Gelar Balap Motor Listrik Tahun Depan

“Melihat beberapa musim dingin terakhir, ini menjadi motor terbaik yang saya punya. Kami memulai dengan basis yang baik. Pada 2016 kami datang menuju tes pertama dan saya bermasalah dengan motor,” kata Marquez, seperti dilansir Motorsport, Selasa (13/2/2018).

“Kali ini, pada lap-lap pertama, semuanya sudah berjalan cukup baik. Semuanya berjalan mudah dan saya bisa menjajal berbagai komponen baru. Kami meningkat dari tenaga, kami punya kecepatan maksimal lebih baik. Sekarang saatnya fokus meningkatkan kehalusan saat membuka gas. Mesin masih terlalu agresif,” jelasnya.

Marquez menuai hasil tes pramusim belum begitu maksimal. Ia menempati urutan kedelapan dengan catatan waktu terbaiknya adalah 1 menit 59,382 detik. Ia terpaut 0,552 detik dari Jorge Lorenzo (Ducati Corse) sebagai yang tercepat.

Marquez berhasil mempertahankan gelar juara dunia yang diperolehnya selama dua musim beruntun pada 2016 dan 2017. Di musim lalu, The Baby Alien telah mencatatkan enam kemenangan dari 18 seri balapan.

Marquez berhasil tampil tercepat di GP Amerika Serikat, Jerman, Republik Ceko, San Marino, Aragon, dan Australia. Ia juga menjadi runner-up di GP Spanyol, Catalunya, Austria, dan Jepang.

Marquez juga meraih podium tiga di GP Belanda dan Valencia. Sisanya, ia tak meraih hasil maksimal di GP Qatar (posisi 4), Italia (posisi 6), dan Malaysia (posisi 4). Bahkan, ia pernah terjatuh di GP Argentina, Prancis dan Inggris.