Korsel copot pengeras suara di perbatasan jelang pertemuan 2 pemimpin korea

Korsel copot pengeras suara di perbatasan jelang pertemuan 2 pemimpin korea

Korsel copot pengeras suara di perbatasan jelang pertemuan 2 pemimpin korea

Jelang pertemuan akbar antara Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in. Militer Korea Selatan mengambil inisiatif untuk mencopot pengeras suara yang biasa digunakan sebagai alat propaganda di perbatasan antara kedua negara.

Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan, keputusan itu dibuat untuk mengurangi ketegangan militer antara kedua Korea dan menciptakan lingkungan yang damai menjelang KTT yang akan digelar Jumat pekan ini.

BACA JUGA : Kapal Pengangkut Anak Sekolah Meledak di Kepulauan Seribu

Dikutip dari CNN, Senin (23/4) pengeras suara yang digunakan sejak 8 Januari 2016 itu, biasanya menyiarkan musik K-pop, berita dan ramalan cuaca serta cuplikan kehidupan sehari-hari warga Korea Selatan, yang rupanya sangat terlarang bagi warga Korea Utara.

Sebagai balasan kadang-kadang pihak Korea Utara menanggapinya dengan tembakan artileri.

Langkah ini merupakan konsesi sederhana untuk Pyongyang beberapa hari menjelang KTT.

Ini adalah pertama kalinya para pemimpin kedua Korea, yang secara teknis masih berperang sejak gencatan senjata pada tahun 1953, duduk bersama melakukan pembicaraan.