Kisah Darius Foreman, Remaja yang Tertancap Sekrup di Kepalanya

Kisah Darius Foreman, Remaja yang Tertancap Sekrup di Kepalanya

Kecelakaan tentu tak pernah diingkan oleh siapapun. Termasuk oleh Darius Foreman, remaja 13 tahun di Maryland, Amerika Serikat.

Sayangnya, nasib nahas dialami oleh remaja pria itu saat membangun rumah pohon. Remaja ini jatuh dan tertancap sebuah sekrup sepanjang 15,2 sentimeter di tengkoraknya.

Hasil rontgen kepala Foreman menunjukkan bahwa sekrup itu telah tersangkut di antara dua bagian otaknya.

Dr Justin Thomas, seorang ahli bedah saraf di Southside Hospital di Bay Shore, New York yang tak terlibat dalam penanganan remaja ini mengatakan bahwa perhatian utama dari cedera semacam ini adalah benda asing yang bisa merusak daerah otak yang disebut sinus sagital superior.

Wilayah yang disebut oleh Dr Thomas tersebut adalah salah satu saluran pembuluh darah utama yang mengalirkan darah dari otak. Dengan kata lain, saat wilayah ini mengalami kerusakan, hal ini bisa mengakibatkan pendarahan masif.

Dilansir dari Live Science, Jumat (26/01/2018), Dr Thomas mengatakan bahwa bertahan dengan cedera seperti ini tergantung pada tingkat kerusakan sinus sagital superior dan bagaimana pendarahan yang terjadi. Dalam kasus remaja tersebut, sekrup ini menembus tengkorak tapi untungnya tidak merobek sinus ini.

Meski begitu, masih banyak risiko pendarahan saat para dokter melepas benda asing itu. Tapi dengan teknik bedah yang hati-hati, menurut Thomas, obyek di daerah ini bisa dilepas.

“(Remaja laki-laki itu) berjarak sekian milimeter dari kematiannya sendiri,” ujar Dr Alan Cohen, ahli bedah saraf yang menangani Foreman dikutip dari CNN, Jumat (26/01/2018).

Namun, kesulitan dalam menyelamatkan Foreman tak hanya dalam masalah “mencabut” sekrup itu saja. Membawa Foreman ke rumah sakit merupakan kesulitan tersendiri.

Pasalnya, sekrup tersebut juga tertancap pada sebuah balok kayu sepanjang 152 sentimeter. Ini membuat para petugas medis kebingungan saat hendak memasukkannya ke dlam ambulans.

Salah seorang petugas pemadam kebakaran kemudian memotong balok kayu tersebut menggunakan gergaji hingga balok kayu berukuran 60 sentimeter.

Pada hari Minggu (21/01/2018), para ahli bedah berhasil melepaskan sekrup tersebut dari tengkorak Foreman. Hal ini berhasil dilakukan setelah mereka melakukan operasi selama 2 jam.

Pada Kamis (25/01/2018), akhirnya remaja ini diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Dia memutuskan untuk menyimpan sekrup yang hampir menghilangkan nyawanya itu sebagai kenang-kenangan.