JEREMY THOMAS JADI TERSANGKA PENIPUAN

 JEREMY THOMAS JADI TERSANGKA PENIPUAN

 JEREMY THOMAS JADI TERSANGKA PENIPUAN

Aktor Jeremy Thomas resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penipuan pengalihan aset sebuah vila di kawasab Ubud, Bali. Ayah dari Axel Matthew ini diduga melakukan penipuan dengan kerugian senilai Rp16 miliar.

Hal itu pun disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya yang mengatakan Jeremy ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Bali namun kasus tersebut kini dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

BACA JUGA : BTS Hebohkan Media Sosial dengan Bocoran Serial “Love Yourself”

Kuasa hukum bapak dua anak itu, Amin pun sudah membenarkan mengenai status kliennya. Namun ia tak bisa memberikan informasi lebih detail kepada awak media.

“Iya iya iya (tersangka), cuma nanti dulu mungkin ya,” ujar Amin melalui sambungan telefon.

Amin pun kini memilih untuk mempelajari dan memeriksa kasus ini dengan lebih dalam lagi. Oleh sebab itu, untuk keterangan resminya sebagai kuasa hukum, ia mengundang awak media dalam press conference yang rencananya akan dilakukan Sabtu, 12 Agustus 2017.

“Makanya kan kita harus melihatnya itu dengan baik. Mungkin saja ada suatu bentuk yang harus kami periksa dulu. Makanya kami harus pelajari berkas ini dulu, dan baru besok kami bicara,” paparnya.

“Rencananya kami mau preskon besok sekitar jam 9/10 di Hotel Oasis, Senen, Jakarta Pusat. Minta tolong juga dengan rekan-rekan untuk besok hadir ya. Dan mudah-mudahab teman media bisa bersabar dulu hingga besok,” tambah Amin.

Dirinya juga mengungkapkan kalau Jeremy belum dilanda rasa kecewa lantaran belum mengetahui dengan pasti bagaimana lebih jelasnya kasus tersebut diproses sehingga ditetapkan menjadi tersangka.

“Oh enggak, karena kami juga belum tahu yang sebenarnya. Bisa jadi ini juga belum tahu gimana. Yang paling penting itu, besok kami akan bicara tentang hal ini,” tutupnya.

Kasus ini bermula dari sengketa lahan dan bangunan vila di Ubud, Bali pada tahun 2013 silam dengan seorang warga negara Australia, Patrick Alexander.

Kemudian, Jeremy Thomas dilaporkan oleh Patrick ke Polda Bali pada Oktober 2014 lalu dengan tuduhan penipuan. Patrick merasa ditipu hingga mengalami kerugian sebesar Rp16 miliar dalam kasus sengketa tersebut.