Hands On Samsung Galaxy Fold, Bagus atau Buruk?

Hands On Samsung Galaxy Fold, Bagus atau Buruk?

Hands On Samsung Galaxy Fold, Bagus atau Buruk?

Era ponsel layar lipat dimulai antara lain dengan kehadiran Samsung Galaxy Fold. Smartphone canggih yang telah bisa dipesan di Amerika Serikat itu telah dijajal hands on oleh para media teknologi terkemuka. Apa kesimpulan mereka? Simak berikut ini.

Dieter Bohn – The Verge

Setelah menggunakan Galaxy Fold sekitar sejam, aku mulai berpikir ini adalah tablet yang bisa dilipat. Jika kalian memikirkannya sebagai sebuah ponsel, benda ini konyol. Super tinggi dan tebal dibandingkan ponsel di luar sana. Layar luarnya kecil. Meskipun 4,6 inch, terasa jauh lebih kecil karena berada di ponsel yang tinggi.

Tapi jika kalian pikir ini adalah tablet kecil yang bisa dilipat, semua kelemahan itu terasa berkurang. Seperti punya iPad mini yang bisa lebih masuk ke saku. Aku menyebut ‘lebih masuk’ secara sengaja. Gadget ini cukup besar sehingga hanya bisa dimasukkan ke celana dengan saku terdalam. Lebih didesain untuk saku mantel atau dompet.

Mekanisme engselnya sangat solid. Ada magnet yang menahannya tertutup dengan rapat dan sekuat apapun aku mencoba, tidak bisa membukanya satu tangan. Tapi aku dapat memegangnya memakai satu tangan, bahkan ketika terbuka.

Layarnya cukup cemerlang. Kalian dapat melihat ada kerut dari sudut tertentu, tapi hampir lenyap jika menatapnya. Kalian juga bisa merasakan adanya kerut itu, tapi akan terbiasa. Di software, ada App Continuity di mana aplikasi di layar kecil otomatis melebar di layar dalam dengan ukuran yang sudah disesuaikan.Menyesuaikan ukuran aplikasi biasanya kelemahan Android, tapi Samsung dan Google bekerja sama untuk memperbaikinya di banyak aplikasi. Hal lainnya adalah kalian bisa memakai dua atau tiga aplikasi secara split screen.

Sensor sidik jarinya merangkap tombol Bixby. Selain itu, kalian akan menemukan tombol volume dan power tradisional. Di bagian belakang ada 3 kamera. Ketika ponsel tertutup, ada kamera depan 10 megapixel. Ketika dibuka jadi mode tablet, ada notch besar dengan dua kamera. Jadi ada 6 kamera.

Ada beberapa alasan kalian mengabaikan Galaxy Fold, terutama harganya yang USD 1.980. Tapi jangan abaikan ide keseluruhannya. Samsung mencapai sesuatu yang istimewa di sini, meski masih ada pekerjaan untuk diselesaikan.

Benda ini merupakan ponsel layar lipat yang benar-benar bekerja. Hal itu adalah mengagumkan. Apapun sinisme soal masalah-masalahnya, kalian tidak bisa sinis lagi ketika membukanya untuk pertama kali.