Galaxy Note 8 Dapat Update Fitur Video Super Slow-Motion dan AR Emoji

Galaxy Note 8 Dapat Update Fitur Video Super Slow-Motion dan AR Emoji

z

Pabrikan otomotif selalu bersaing untuk mengembangkan teknologi miliknya. Misalkan BMW Motorrad yang baru saja menguji produknya, R1200GS. Pada video, tampak moge andalan pabrikan Bavaria bisa berjalan, berputar dan bahkan berhenti sendiri.

Bila pada mobil tengah digencarkan pengembangan swakemudi, kini BMW Motorrad menjajal teknologi itu justru pada motor besarnya. Uji coba swakendara, memang terlihat menyeramkan lantaran bisa berjalan sendiri bak film “Ghost Rider”.

Agak beda dengan mobil, terapan nirkendara atau apalah sebutannya, BMW R1200GS ini masih belum sepenuhnya mandiri. Sekurangnya, motor itu belum bisa menyala dengan sendirinya. Seseorang harus membantunya, membuatnya seimbang dan membawanya ke jalan. Meski kemudian, sekali bergerak, ia bisa mengatur gas, kopling, perpindahan gigi dan rem. Bahkan membaca trek di depannya, serta mengarahkan jalannya sendiri sesuai program. Pendek kata, Anda bisa melihat bagaimana BMW R1200GS bergerak, berjalan tanpa pengendara dan berhenti. Malah dengan standarnya, siap menyandarkan motor besar itu dalam keadaan diam.

Banyak orang bertanya-tanya mengapa BMW membuang-buang tempo untuk mengembangkan sepeda motor otonom. BMW mengatakan, ini semua berkaitan erat dengan keselamatan berkendara. Kendaraan konsep itu membantu BMW memperluas pengetahuan tentang dinamika kendaraan.

“Sehingga kami dapat mengklasifikasikan perilaku pengemudi dan menentukan apakah situasi di depan berbahaya atau tidak, justru sebelum pengendaranya mengetahui. Sesudah melakukan penilaian kondisi jalan, sepeda motor bisa menginformasikan, memperingatkan atau campur tangan secara langsung,” kata Stefan Hans selaku BMW Motorrad Safety Engineer.

Pihak BMW Motorrad menegaskan, proyek yang sudah berjalan selama lebih dari dua tahun ini, dirancang untuk pengembangan lebih lanjut, tetapi tidak untuk menciptakan sepeda motor otonom yang masuk ke jalur produksi. Namun, hal ini dinilai cukup luar biasa atas capaian R1200GS yang berjalan dengan gaya robo-cycle.

“Guna pengembangan sistem kontrol yang sesuai, adanya prototipe seperti ini sangatlah membantu. Tanggung jawab dalam berkendara masih tetap menjadi milik Anda, tetapi inovasi seperti ini dapat menghasilkan pengalaman berkendara yang lebih mengagumkan,” isi dari cuitan Twitter @BMWMotorrad beberapa waktu lalu.

Untuk diketahui, BMW Motorrad menguji prototipe otonomnya di Marseille, Prancis. Moge dibekali boks pada kanan-kiri bagian belakang jok yang diisi dengan komputer, unit GPS dan sensor. Perangkat itu berfungsi agar motor tetap berdiri dan bergerak sekaligus mengawasi lingkungan sekitar tanpa dikendalikan. Pengujian yang bertujuan untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat pengendara ceroboh ini, telah menggunakan pengereman darurat otomatis dan active lane-keep assist.