Dituduh Mata-matai Pemerintah Iran, Warga AS Divonis 10 tahun Penjara

Dituduh Mata-matai Pemerintah Iran, Warga AS Divonis 10 tahun Penjara

Dituduh Mata-matai Pemerintah Iran, Warga AS Divonis 10 tahun Penjara

Pemerintah Iran menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara terhadap seorang warga negara Amerika Serikat (AS) atas tuduhan kegiatan mata-mata. Pria yang diidentifikasi bernama Xiyue Wang itu adalah seorang warga AS keturunan China yang bekerja sebagai peneliti di Universitas Princeton.

Vonis terhadap Wang diumumkan melalui televisi pemerintah oleh Wakil Ketua Lembaga Yudisial Iran, Gholamhossein Mohseni-Ejeie. Dia mengatakan, keputusan itu diambil oleh Pengadilan Iran dan Wang dapat mengajukan banding atas vonis tersebut.

Pria berusia 37 tahun itu ditangkap pada Agustus 2016 saat dia berusaha meninggalkan Iran. Wang dicurigai sebagai proyek infiltrasi yang bertujuan untuk mengumpulkan artikel-artikel rahasia untuk institusi di AS dan Inggris, termasuk Kementerian Luar Negeri AS, Universitas Princeton, Harvard Kennedy School dan British Institute of Persian Studies.

“Sebelum penangkapannya, Wang dapat mengarsipkan 4.500 halaman dokumen negara tersebut secara digital di bawah pengawasan rahasia,” demikian dikutip dari kantor berita resmi lembaga Yudisial Iran, Mizanonline, sebagaimana dilansir BBC, Senin (17/7/2017).

Pada awal tahun ini, pihak berwenang di Teheran mengatakan sebanyak 70 orang yang dituduh sebagai mata-mata tengah menjalani hukuman di penjara Iran. Hanya sebagian dari mereka yang telah dipublikasikan identitasnya.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri AS meminta pihak berwenang Iran untuk membebaskan semua warga asing yang ditahan secara tidak adil oleh Teheran agar mereka dapat kembali pada keluarganya. AS menyebut tuduhan yang dijatuhkan pada mereka dibuat-buat dan direkayasa.

“Rezim Iran terus menahan warga negara AS dan orang asing lainnya dengan tuduhan keamanan nasional yang direkayasa,” kata seorang pejabat AS.