Coba Selundupkan Sperma Sapi ke China, Pria Ini Ditangkap Polisi Jepang

Coba Selundupkan Sperma Sapi ke China, Pria Ini Ditangkap Polisi Jepang

Coba Selundupkan Sperma Sapi ke China, Pria Ini Ditangkap Polisi Jepang

Artikelmajalah – Seorang pria berusia 60-an ditangkap oleh polisi Osaka, Jepang, setelah dirinya berusaha membawa sampel sperma dan telur sapi Wagyu ke China. Hal ini terkuak setelah bea cukai China menolak bawaan sang pria tahun lalu karena tidak memiliki sertifikat inspeksi sebelum meninggalkan Jepang.

Tidak dijelaskan pasti bagaimana sang pria bisa memperoleh sperma dan telur sapi Wagyu yang dibawa-bawa dalam wadah berisi nitrogen cair. Pihak berwenang menganggap sang pria telah melanggar hukum pengendalian penyakit hewan ternak dengan ancaman hukuman maksimal penjara tiga tahun dan denda sekitar Rp 126 juta.

Menurut petugas dari Kementerian Pertanian Jepang ini adalah pertama kalinya hukum tersebut diterapkan untuk mencegah usaha ekspor materi genetik ilegal.

“Jenis sapi Wagyu adalah keunikan Jepang sehingga kami harus melindungi sumber daya genetiknya agar tetap di sini. Kekhawatiran kami adalah materi genetik ini dipakai untuk mengembangkan sapi yang sama di China dan mereka mengembangkan industri Wagyunya sendiri yang bisa dijual di seluruh dunia,” kata sang petugas yang menolak memberi identitas seperti dikutip dari South China Morning Post, Sabtu (23/2/2019).

Mengapa aktivitas ekspor-impor yang berhubungan dengan hewan diawasi ketat di berbagai negara? Dari sisi kesehatan hal ini dilakukan salah satunya untuk membatasi penyebaran penyakit baru.

Contoh penyakit seperti flu burung, flu babi, atau sapi gila bisa mudah menyebar merusak bila ekspor-impor hewan tidak diawasi dengan ketat. Oleh sebab itu negara-negara yang ingin melindungi wilayahnya sangat hati-hati terhadap upaya penyelundupan hewan ilegal.