CIA klaim bunuh rocker Inggris yang gabung ISIS

CIA klaim bunuh rocker Inggris yang gabung ISIS

Seorang perempuan warga Inggris yang bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dilaporkan tewas dalam serangan pesawat tak berawak dari Angkatan Udara Amerika Serikat.

Sally Jones asal Kent tewas pada Juni lalu akibat serangan Angkatan Udara AS di dekat perbatasan Suriah dan Irak,” demikian laporan Badan Intelijen Pusat AS (CIA) kepada pemerintah, seperti dilansir dari laman Evening Standart, Kamis (12/10).

BACA JUGA : Jokowi: Perubahan ke Era Digital Sudah Tak Bisa Dilawan

Jones merupakan salah satu perekrut wanita ISIS sekaligus mantan penyanyi rock punk yang melarikan dari rumahnya di Chathan dengan membawa serta anaknya ke Raqqa, setelah dinikahi oleh anggota ISIS Junaid Hussain. Hussain sendiri dikabarkan telah tewas akibat serangan pesawat nirawak AS pada 2015 lalu.

Namun demikian tidak jelas apakah anaknya yang berusia 12 tahun juga tewas dalam serangan tersebut. Seorang sumber mengatakan bahwa anak tersebut bukanlah target dari serangan tersebut dan apabila anak tersebut berada di dekat Jones, maka serangan akan dibatalkan.

Berdasarkan laporan pada Juli lalu, seorang wanita bernama Aisha mengklaim bahwa Jones yang mengganti namanya jadi Umma Hussain al Britani pernah meminta agar dipulangkan ke kampung halamannya di Inggris. Namun, ISIS melarangnya meski dia sudah memohon hingga menangis.

“Dia menangis karena ingin kembali ke Inggris. Tetapi ISIS melarangnya karena dia sekarang adalah istri militer. Dia mengatakan kepada saya bahwa dia ingin pulang,” ujarnya.

Aisha sendiri diyakini sebagai istri tentara ISIS lain yang sekarang ditahan di bawah kuasa pasukan Kurdi di sebuah kamp pengungsi di Suriah.