AHOK bergabung Ke PDI Perjuangan

 

artikel5

Ahok di kabarkan akan bergabung dengan PDI Perjuangan


Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dikabarkan bakal bergabung ke PDI Perjuangan andai kembali terjun ke politik. Bergabungnya Ahok ke PDIP dinilai bisa jadi ‘obat’ bagi para pendukung Joko Widodo yang kecewa atas dipilihnya Ma’ruf Amin sebagai cawapres.

Analisis ini disampaikan Direktur Eksekutif Median Rico Marbun kepada wartawan, Rabu (28/11/2018). Rico pun menduga Ahok berpeluang jadi menteri Jokowi jika dia bergabung ke PDIP sebelum Pilpres 2019.

“Jika Ahok masuk ke PDIP sebelum pilpres usai, ini bisa jadi pintu kembalinya Ahok ke dunia politik,” ujar Rico.

“Bisa saja nanti Ahok menjadi menteri dari kabinet Jokowi jilid II bila Jokowi terpilih kembali. Justru pemilih Jokowi yang tadinya kurang happy dengan bergabungnya KH Ma’ruf bisa terobati dengan hadirnya Ahok,” lanjut dia.

Lantas, apakah artinya bergabungnya Ahok ke PDIP bakal menggerus suara massa Islam Jokowi-Ma’ruf?

Rico mengatakan PDIP tidak perlu khawatir soal massa Islam. Hal ini lantaran massa Islam dinilai bukan bagian dari pemilih PDIP.

“Karakteristik basis grass root-nya antara Ahok dan PDIP kan sama saja. Saya pikir tidak perlu mengkhawatirkan massa Islamis. Karena sejatinya massa Islam politik itu juga tidak akan pilih PDIP,” kata Rico.

“Hanya saja, tadinya saya pikir Ahok akan masuk ke PSI,” imbuhnya.

Kabar Ahok bakal bergabung ke PDIP disampaikan oleh sahabatnya yang pernah mendampinginya memimpin DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat. Djarot juga mengungkapkan alasan Ahok mau bergabung ke PDIP.

Ia menyebut Ahok kagum akan keberanian PDIP menjadi yang terdepan kala ada yang melawan Pancasila dan membela kala Ahok dalam posisi sulit.

“Ketika dia dihajar seperti itu di Jakarta, saya juga dihajar seperti itu, yang paling berani membela, menunjukkan sikapnya adalah kader-kader PDI Perjuangan, utamanya wabilkhusus dari Daerah Istimewa Yogyakarta datang juga ke Jakarta,” ujar Djarot di kantor DPC PDIP Sleman, Yogyakarta,